Kamis, 20 Agustus 2009

Acungan Jempol Kemenangan Syayidin di Pentas Museni IV Tahun 2009

Setetes goresan pena dari Arena Musyawarah Seniman Indramayu (Museni) IV Indramayu Tahun 2009, Rabu (19/8) di Gedung Panti Budaya Indramayu. Museni itu, merupakan pesta demokrasi tiga tahunan bagi kalangan seniman Kota Mangga Indramayu, Provinsi Jawa Barat. MuseniIV itu merupakan ajang Pemilihan Calon Ketua Dewan Kesenian Indramayu (DKI) untuk masa bakti 2009-2011. Selain itu, Museni merupakan agenda tiga tahunan pembahasan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Dewan Kesenian Indramayu.

Syayidin alias Diding (Pelukis),
Ketua Dewan Kesenian Indramayu (DKI) Periode 2009-2011.
(Foto : Satim)

Syayidin alias Diding tengah menyampaikan visi dan misinya di arena Musyawarah Seniman Indramayu (Museni) IV Tahun 2009, Rabu (19/8) sore di Gedung Panti Budaya Indramayu. ( Satim)*** Foto : Satim

Dari kiri : Wa’eng (Musisi), Nang Sadewo (Fotografer), dan Diding (Pelukis), adalah tiga Kandidat Ketua Dewan Kesenian Indramayu (DKI) tengah duduk bersama dalam arena Musyawarah Seniman Indramayu (Museni) IV Tahun 2009, Rabu (19/8) di Gedung Panti Budaya Indramayu. (Satim) *** (Foto : Satim)

BARISAN PANITIA MUSENI – Para Panitia Musyawarah Seniman Indramayu (Museni) IV Tahun 2009 berjejer memimpin acara Pemilihan Calon Ketua Dewan Kesenian Indramayu (DKI) di Gedung Panti Budaya Indramayu, Rabu (19/8). Searah jarum jam : Nurochman Sudibyo, Fuzail Ayad Syahdana, Saptaguna, Acep Syahril, dan Abdul Azis. (Satim)*** Foto : Satim

TARI TOPENG DERMAYON – Acara Musyawarah Seniman Indramayu (Museni) IV Tahun 2009, Rabu (19/8) dimeriahkan dengan penampilan seni tari “Topeng Dermayon” hasil kareografi Wergul D. Darkum, kareografer tari ternama kelahiran Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat. Tampak dalam gambar, penari topeng itu tengah memperagakan seni tari topeng yang terus dilestarikan jajaran Dewan Kesenian Indramayu (DKI) agar tidak punah ditelan kebiadaban jaman. (Satim)*** Foto : Satim

Musyawarah Seniman Indramayu IV Tahun 2009

Syayidin Menang Telak di Pentas Museni

INDRAMAYU – Tampaknya, sebuah perjalanan seni yang amat bersejarah bagi Syayidin AR alias Diding di hari Rabu (19/8) sore itu. Lantaran ia terpilih, dan menang telak dalam pemilihan calon Ketua Dewan Kesenian Indramayu (DKI) periode 2009-2011 dalam Musyawarah Seniman Indramayu IV Tahun 2009 yang digelar di Gedung Panti Budaya Indramayu, Rabu (19/8) pagi hingga menjelang petang.

Dari seratusan seniman yang diundang dalam Musyawarah Seniman Indramayu (Museni) itu, namun yang memberikan hak suaranya di saat-saat final pemilihan calon Ketua DKI, hanya 80-an seniman. Dari seniman sebanyak itu, Syayidin selaku pelukis ternama berhasil mengantongi 67 suara, sedangkan dua rivalnya seperti Nang Sadewo (Fotografer) hanya dipilih 4 seniman, dan 5 suara seniman diberikan kepada Cahya Iwan Firmansyah alias Wa’eng (Musisi), serta terdapat 4 suara yang tidak sah dan dinyatakan blanko. Sehingga jumlah seniman yang memberikan hak suaranya di pentas Museni itu berjumlah 80 orang.

“Terima kasih. Terima kasih. Dengan terpilihnya saya sebagai Ketua DKI, saya siap menjalankan amanah para seniman Kabupaten Indramayu, dan siap memajukan institusi Dewan Kesenian Indramayu (DKI), agar lebih maju dan mandiri,” kata Syayidin seusai acara Museni, Rabu (19/8) petang.

Oleh sejumlah seniman yang hadir di acara Museni itu berkomentar, kemenangan Syayidin merupakan sebuah kewajaran. Konon, karena selama ini dia memiliki talenta berkesenian yang hebat. Selain melukis sebagai bidang yang digelutinya, ia pun memiliki talenta seni lainnya, seperti kareografer tari dan sebagainya.

“Saya berharap, DKI lebih maju lagi ketika dipimpin Syayidin,” kata Ali Akbari, penyair kelahiran Kota Mangga Indramayu yang juga anggota DKI seusai acara Museni.

Mengantuk

Sejak acara Museni dimulai oleh pemandu acara sekaligus Ketua Panitia Museni, Fuzail Ayad Syahbana, kondisi Syayidin terlihat letih dan mengantuk di kursi sofa undangan kehormatan. Ia terbangun dan bangkit dari sofa detik-detik menjelang pemilihan calon Ketua DKI.

Syayidin keluar menuju kamar mandi di samping Gedung Panti Budaya Indramayu. Lalu kembali dengan muka yang sedikit berseri setelah mukanya terlihat agak basah. Bersama dua calon Ketua DKI lainnya, yakni Nang Sadewo dan Wa’eng oleh Panitia dipersilahkan duduk berjejer di depan dan menghadap ke peserta Museni. Ketiga kandidat resmi yang memperebutkan kursi Ketua DKI tersebut diberondong sejumlah pertanyaan dari para peserta Museni, setelah mereka menyampaikan visi dan misinya.

Peserta Museni ingin mengetahui, akan dibawa kemana institusi DKI ke depan setelah ia terpilih menjadi Ketua DKI. Walaupun pada intinya, mereka bertiga berjanji siap memajukan DKI ke depan bersama kabinet yang dipimpinnya. Dan hasil akhir dari Museni IV Tahun 2009 itu, Syayidin berhasil menang telak dengan mengantongi 67 suara seniman peserta Museni.

“Punten, Mas. Saya mengantuk dan lelah sekali. Saya mau pulang dulu,” ujar Syayidin seusai menerima ucapan selamat dan disalami para seniman setempat atas kemenangannya itu. (Satim)*** Foto-foto : Satim

Tidak ada komentar:

Posting Komentar