Thursday, December 30, 2010

Guru Belum Terima Tunjangan Khusus

KESEJAHTERAAN

Guru Belum Terima Tunjangan Khusus

shutterstock

Ilustrasi: Dinas Pendidikan Provinsi meminta para guru bersabar, karena sebelum lebaran pihaknya mengupayakan tunjangan untuk 1.410 guru non-PNS yang SK-nya sudah terbit bisa dicairkan.

TERKAIT:

PONTIANAK - Ratusan guru di wilayah perbatasan Kalimantan Barat belum menerima tunjangan khusus perbatasan tahun 2010. Padahal, tunjangan tersebut sangat diperlukan untuk mendukung aktivitas para guru.

Zakaria, guru SD 05 Saparan, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, mengatakan, para guru mendapat surat keputusan pada November 2010 dari Direktur Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan Nasional.

Dalam surat keputusan itu disebutkan, tunjangan diberikan mulai Januari 2010. Besarnya tunjangan Rp 1.350.000 per bulan. ”Setelah dipotong pajak, guru akan menerima tunjangan Rp 13,77 juta untuk 2010 ini,” ujar Zakaria, pekan lalu. Namun, tunjangan itu belum mereka terima. Di Jagoi Babang, ada 307 guru di wilayah perbatasan yang mendapatkan tunjangan khusus.

Mereka umumnya mengajar di sekolah-sekolah dengan akses jalan yang sulit sehingga harus menggunakan moda transportasi air dengan ongkos yang sangat mahal. Berdasarkan pantauan Kompas, beberapa waktu lalu, jalan utama dari Kabupaten Bengkayang ke Kecamatan Jagoi Babang yang berbatasan dengan Serikin, Negara Bagian Sarawak, Malaysia, pun kondisinya sangat buruk.

Selain sejumlah ruas yang terkelupas aspalnya, di beberapa titik juga sulit dilalui mobil tanpa penggerak empat roda, terutama setelah turun hujan. Kepala Seksi Pendidikan Tinggi dan Tenaga Pendidik Dinas Pendidikan Kalimantan Barat Maliki mengakui, ada sebagian guru yang belum bisa mencairkan tunjangan khusus. (AHA)*** Editor: Jimmy Hitipeuw Dibaca : 569

Source : Kompas.com, Kamis, 30 Desember 2010 | 09:58 WIB

No comments:

Post a Comment