Friday, October 2, 2009

Naik Lagi Anggaran Pendidikan Kita

Pendanaan

Anggaran Pendidikan Naik Rp 7,6 Triliun

JAKARTA - Anggaran pendidikan tahun 2010 diputuskan meningkat Rp 7,6 triliun dari rencana awal senilai Rp 201,9 triliun menjadi Rp 209,5 triliun dalam APBN 2010. Itu karena terjadi kenaikan nilai anggaran belanja negara sehingga nominal anggaran pendidikan yang ditetapkan harus setara 20 persen dari belanja negara ikut meningkat.

”Anggaran pendidikan ini tetap disalurkan sebagian besar ke Departemen Pendidikan Nasional dan Departemen Agama,” ujar Menteri Keuangan sekaligus Pelaksana Jabatan Menko Perekonomian Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Rabu (30/9) malam, saat pemaparan isi APBN 2010 kepada media massa.

Sebelumnya, pemerintah dan DPR bersepakat menaikkan anggaran belanja negara yang menjadi basis perhitungan anggaran pendidikan karena terjadi kenaikan target penerimaan negara, dari Rp 911,5 triliun menjadi Rp 949,7 triliun. Dengan tambahan penerimaan tersebut, anggaran belanja negara diputuskan meningkat dari Rp 1.009,5 triliun menjadi Rp 1.047,7 triliun.

”Dengan sendirinya, anggaran pendidikan meningkat karena persentasenya tetap dipertahankan 20 persen dari total anggaran belanja negara,” ujarnya.

Anggaran pendidikan di kementerian dan lembaga nondepartemen disalurkan ke Departemen Pendidikan Nasional sebesar Rp 54,704 triliun atau meningkat dari pagu awal Rp 51,514 triliun. Adapun di Departemen Agama dialokasikan Rp 23,66 triliun atau melonjak dari pagu awal Rp 22,695 triliun. Selain itu, masih ada dana senilai Rp 4,8 triliun yang disalurkan ke kementerian dan lembaga nondepartemen lainnya.

Dialirkan ke daerah

Adapun anggaran pendidikan yang ditransfer ke daerah disalurkan melalui tujuh pos anggaran. Pertama, Dana Bagi Hasil pendidikan Rp 617 miliar. Kedua, Dana Alokasi Khusus (DAK) pendidikan senilai Rp 9,334 triliun. Ketiga, Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp 95,9 triliun. Keempat, DAU Tambahan untuk tunjangan guru pegawai negeri sekolah dasar Rp 5,8 triliun. Kelima, DAU Tunjangan Profesi Guru senilai Rp 10,994 triliun. Keenam, Dana Otonomi Khusus pendidikan Rp 2,309 triliun. Dan ketujuh, Dana Penyesuaian Insentif DAU Kependidikan sebesar Rp 1,387 triliun. (OIN)

Source : Kompas, Jumat, 2 Oktober 2009 | 03:46 WIB Foto-Foto : mywrotes.wordpress.com/isparmo.web.id

No comments:

Post a Comment